Beberapa Faktor yang Menyebabkan Kegagalan Saat Merintis Bisnis

Pertamina Posisi 287 Fortune Global, Erick Thohir: Harus Lebih Baik

Merintis suatu bisnis dari nol adalah suatu hal yang cukup sulit dilakukan. Kita harus melewati tantangan dan rintangan yang harus diselesaikan menggunakan cara kita sendiri. Kesabaran dan ketekunan tentu saja sangat dibutuhkan oleh orang-orang yang sedang membangun bisnisnya dari awal

Ketika merintis suatu bisnis atau mengelola suatu bisnis yang sudah berjalan, keuntungan maupun kerugian adalah suatu hal yang sangat wajar. Kegagalan maupun kesuksesan juga suatu hal yang sudah pasti akan terjadi dalam sebuah usaha bisnis.

Sebenarnya, ada beberapa faktor yang mungkin berpengaruh terhadap kegagalan suatu bisnis yang sedang di rintis. Pada kesempatan kali ini, kami akan memberikan beberapa penjelasan yang di rangkum dari Fortune Indonesia: Media Bisnis dan Ekonomi.

1. Kurangnya inovasi

Salah satu faktor kegagalan dalam merintis bisnis adalah tidak adanya inovasi yang dihadirkan atau gagasan yang dibuat dari hasil pemikiran kita sendiri. Meniru orang lain yang sudah sukses tidak akan membuat bisnismu menjadi sukses seperti mereka.

Kalian harus memiliki dan membuat inovasi sendiri, sehingga orang-orang menjadi tertarik dengan usaha bisnis yang sedang kita rintis. Menyalin hasil karya orang lain tanpa perubahan-perubahan tertentu menjadi salah satu faktor terbesar dari kegagalan saat merintis bisnis.

2. Takut mengambil risiko

Hal selanjutnya yang menjadi faktor kegagalan dalam merintis bisnis adalah takut mengambil risiko. Hal seperti ini hanya akan membuat usaha bisnis yang kamu miliki stuck di tempat itu saja tanpa ada perkembangan.

Terkadang, mengambil risiko yang besar bisa menjadi salah satu langkah besar juga untuk mendapatkan kemajuan dalam sebuah bisnis. Pebisnis yang sukses adalah mereka yang berani mengambil risiko, demi mempertaruhkan kemajuan perusahaan kedepannya.

Tentu saja pengambilan risiko ini harus dibarengi dengan persiapan langkah yang akan dilakukan selanjutnya apabila berhasil maupun gagal.

3. Tidak memiliki tujuan yang jelas

Ketika merintis suatu bisnis, kita harus memiliki tujuan yang jelas mau dibawa kemana bisnis ini nantinya. Dengan tujuan yang jelas, maka langkah-langkah yang direncanakan akan lebih efektif dan efisien.

Bisnis yang tidak memiliki tujuang yang jelas tentu saja hanya akan berputar-putar hingga menemui jalan buntu. Oleh karena itu, sebelum merintis suatu usaha, alangkah baiknya jika kita menganalisis tujuan usaha bisnis tersebut.

Misalnya, kalian ingin membuka bisnis kuliner di area sekitar kampus untuk menarik minat para mahasiswa. Dari sini, kalian sudah bisa mengetahui tujuan dibuatnya bisnis adalah menjaring para mahasiswa. Sehingga, langkah-langkah yang dilakukan selanjutnya akan bisa disesuaikan.

4. Mudah menyerah

Salah satu penyebab lain dari kegagalan dalam merintis bisnis adalah sifat mudah menyerah. Kesuksesan akan datang kepada siapapun yang tidak pernah berhenti untuk mencoba. Bahkan, para ilmuwan yang sudah terkenal pun harus melakukan percobaan beribu-ribu kali hanya untuk menguji sebuah teori.

Oleh karena itu, kegigihan juga harus dimiliki di setiap jiwa pebisnis untuk mencapai kesuksesan nantinya. Jangan mudah menyerah, karena kita tidak akan tahu sudah seberapa dekat diri kita dengan kesuksesan.

5. Terburu-buru

Faktor terakhir yang bisa menjadi penghambat kesuksesan atau penyebab kegagalan dalam berbisnis adalah terlalu terburu-buru. Perintisan usaha bisnis memerluka persiapan yang matang untuk bisa meraih kesuksesan.

Langkah yang terlalu terburu-buru hanya akan merusak rencana dan sangat berisiko terhadap perkembangan usaha bisnis. Oleh karena itu, ketekunan dan kesabaran sangatlah dibutuhkan ketika sedang merintis suatu bisnis.

Itulah beberapa faktor yang bisa mempengaruhi kegagalan ketika sedang merintis sebuah bisnis. Semoga ini bisa menambah pengetahuan dan wawasan bagi para pembacanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *