Dampak negatif dari media sosial, Simak!

Ethiopia Akan Buat Media Sosial Lokal

Media sosial merupakan suatu hal yang sudah tidak asing lagi bagi seluruh warga dunia sekarang. Media sosial seilah menjadi dunia lain dan pembeda antara kehidupan nyatan dan maya. Namun kehidupan media sosial kini Nampak lebih ekstrim lagi sebab, orang-orang di media sosial sudah menjadikan media sosial sebagai dunia mereka seperti mempost foto semaksimal mungkin padahal dikehidupan nyata mereka berbeda dari postingannya. Tentu ada dampak positif dan negatif yang bisa diambil dari setiap hal, namun kali ini kami akan memberikan informasi seputar dampak negatif dari media sosial. Penasaran seperti apa? Simak ulasannya sebagai berikut.

1. Kegelisahan

Tahukah kalian bahwa hampir semua pengguna media sosial khususnya bagi kalangan remaja telah mengalami tekanan untuk memposting suatu halyang sempurna. Mulai dari tulisan, foto, video dan masih banyak lagi. Mereka cenderung akan cepat merespon tiap kali ada pesan di media sosial seperti komentar atau direct massage. Tentunya mereka otomatis merasakan kegelisahana ketika sehabis memposting sesuatu, apalagi jika postingan mereka akan dibanjiri oleh komentar. Hal tersebut memicu terjadinya seseorang mengalami yang namanya kegelisahan bahkan, tidak sedikit dari kalangan teman-teman mereka yang mengirimkan komentar negatif pada postingannya.

2. Kurang tidur

Tentu hal ini sudah menjadi hal yang sulit dihindari apalagi jika orang tersebut adalah orang yang kecanduan media sosial. Biasanya orang yang kecanduan media sosial akan memantau aktivitas di media sosial hingga larut malam atau bahkan hingga dini hari. Orang-orang yang rentan kecanduan media sosial garis keras ini adalah kaum remaja, alhasil mereka mengalami kurang tidur yang dimana hal itu dapat menimbulkan beberapa masalah seperti kurang fokus, menimbulkan penyakit dan masih banyak lagi. Ia juga akan cenderung sulit mengontrol emosinya yang disebabkan karena kurang tidur, apalagi kita tahu bahwa remaja memang belum mampu mengontrol emosinya secara penuh.

3. Perundangan siber

Belakangan istilah cyberbullying memang menjadi hal yang ramai diperbincangkan khususnya di media sosal. Tak jarang banyak pengguna mendia sosial yang mendapatkan cyberbullying atau biasa disebut perundangan siber. Dalam hal ini, biasanya pelaku cyberbullying memanfaatkan teknologi untuk media sosial, melecehkan, menghina, menghack dan masih banyak lagi perilaku negatif yang diberikan oleh cyberbullying. Hal tersebut akan berpengaruh kepada kondisi psikologis remaja, paling tidak mereka akan mengalami depresi, merasa cemas, merasa gelisah, dan yang lebih parahnya mereka bisa saja melakukan tindakan bunuh diri.

4. Iri hati

Seperti yang kita ketahui bahwa sikap iri hati adalah perilaku yang tidak terpuji, mengingat guru kita disekolah selalu mengingatkan agar tidak boleh iri hati. Namun kini media sosial seolah membuat banyak orang menjadi iri hati yang disebabkan karena postingan bermewah-mewahan yang sering ditampilkan oleh beberapa selebritis. Hal itu membuat seseorang yang memiliki ekonomi menengah kebawah menjadi iri hati. Yang lebih parahnya lagi, tindakan iri hati bukan hanya dialami oleh remaja, yang berarti bahwa banyak orang dewasa yang harusnya dapat mengontrol tindakan tidak terpuji tersebut namun mereka malah melakukannya. Maka dari itu bijaklah dalam menggunakan media sosial sebab, postingan kita sangat berpengaruh terhadap orang banyak khususnya lingkungan sekitar kita.

Nah itulah beberapa informasi yang dapat kami sampaikan seputar dampak negatif dari media sosial. Ada beberapa istilah yang memang belakangan sering diperbincangkan seperti toxic positivity, mental illness, dan masih banyak lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *