Fakta Menarik Tentang Galileo Galilei

Lahir 15 Februari, 5 Fakta tentang Galileo Galilei

Filsuf, Astronom, Fisikiawan, dan Matematikawan, itulah sosok yang layak disematkan pada Galileo Galilei. Ia lahir pada tahun 15 Februari 1564 di Toscana, Italia.

Berkat kontribusinya bagi ilmu pengetahuan seperti penyempurnaan teleskop, hukum dinamika dan pandangannya tentang tata surya membuat dirinya dijuluki bapak Astronom observasional dan bapak fisika modern.

Galileo Galilei merupakan anak sulung dari enam bersaudara dari pasangan Vincenzo Galilei dan Guilia di Cosimo Ammannati. Sejak dari kecil Galileo Galilei menyukai berbagai hal dan selalu tidak merasa puas atas pencapaian belajarnya.

Lalu pada tahun 1589 ia melanjutkan kuliah jurusan matematika di Universitas Padua setelah sebelumnya merasa tidak cocok mempelajari dunia kedokteran di Universitas Pisa. Pada masa kuliah ini ia mempelajari berbagai teori-teori ilmu pengetahuan yang kemudan melakukan percobaan pada teori tersebut.

Di balik semua itu, ada beberapa hal menarik tentang Galileo Galilei yang mungkin belum banyak orang mengetahuinya. Oleh karena itu, dalam kesempatan kali ini akan coba membahas tentang fakta menarik Galileo Galilei sebagai berikut :

  • Penentang Teori Aristoteles dan Pendukung Teori Nicolaus Copernicus

Menurut teori Aristoteles menyatakan bahwa benda yang masa yang lebih berat akan jatuh lebih cepat dibandingkan benda dengan masa yang lebih ringan. Namun, teori ini tidak membuat serta merta Galileo Galilei percaya. Kemudian ia melakukan banyak eksperimen untuk membuktikan kebenaran teori Aristoteles tersebut yang kemudian menyimpulkan bahwa teori Aristoteles salah.

Galileo Galilei menemukan fakta bahwa baik benda yang berat maupun ringan sama-sama jatuh dengan kecepatan yang sama kecuali sampai batas berkurangnya akibat pergerseran udara.

Bukan hanya itu, pada tahun 1604, ia secara terbuka menyatakan dukungan pada teori yang dikemukakan oleh Nicolaus Copernicus yang menyatakan bahwa bumi dan planet-planet lainnya mengelilingi matahari. Hal inilah yang membuat dirinya diadili dan dipenjara seumur hidup oleh pihak gereja Roma karena dianggap menentang dogma gereja yang mereka anut pada waktu itu.

  • Jari Tengahnya Dipajang di sebuah museum

Setelah Galileo meninggal, ia dimakamkan di kapel samping gereja Santa Croce di Florence. Lalu pada tahun 1737, ketika jasadnya dipindahkan ke tempat pemakaman di basilika Santa Croce, tiga jarinya bersama dengan tulang belakang serta gigi, dikeluarkan dari mayatnya.

Kemudian, dua jari Galileo, bersama dengan giginya, disimpan oleh salah satu penggemarnya dan diwariskan secara turun temurun oleh kerabatnya.

Menurut sejarah, para ahli kemudian menyimpulkan bahwa bagian-bagian tubuh tersebut adalah benar milik sang ilmuwan. Sementara itu, jari ketiga yang diambil dari sisa-sisa Galileo, jari tengah tangan kanannya telah disimpan di berbagai museum di Italia sejak tahun 1800-an.

Sedangkan tulang punggungnya disimpan di Universitas Padua, tempat Galileo mengajar dari 1592 hingga 1610.

  • NASA Menamai Pesawat Ruang Angkasa dengan nama Galileo

Pada tahun 1989 silam, NASA dan tim dari Jerman meluncurkan pesawat ruang angkasa beruliskan nama Galileo dari teluk kargo pesawat ulang-alik Atlantis. Setelah berhasil mendarat di Jupiter pada tahun 1995, pesawat ruang angkasa Galileo menjadi yang pertama mempelajari planet dan bulan-bulannya untuk waktu yang lama.

Dalam hasil observasi di planet tersebut, telah ditemukan bukti air asin di bawah permukaan tiga bulan Jupiter, Europa, Callisto, dan Ganymede, serta memberikan informasi terkait kegiatan vulkanik di salah satu dari bulan planet itu.

Kemudian pada tahun 2003, misi tersebut berakhir saat NASA dengan sengaja menabrakan pesawat ruang angkasanya ke Jupiter guna menghilangkan risiko bertabrakan dengan Europa dan mencemari lingkungan hidup disana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *