pembagian najis dan cara menghilangkan atau mensucikannya

Pembagian Najis dan cara menghilangkannya atau pembagian dan cara menghilangkan najis :

Pembagian Najis Dan Cara Menghilangkannya –    Najis  dalam pandangan syariat islam yaitu benda yang kotor yang mencegah sahnya suatu ibadah yang menurut seseorang dalam keadaan suci seperti sholat dan thowaf. Dalam Al-Qur’an perkataan nais disebut juga dengan “rijsun” seperti tercantum dalam surah Al-Maidah Ayat 90 yang artinya :
” Hai Orang orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Maka jauhilan perbuatan perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.”

   Pembagian Najis Dan Cara Menghilangkannya – Benda yang kelihatan kotor belum tentu najis, begitu juga sebaliknya. Misalnya, pakaian yang terkena tanah atau debu akan menjadi kotor tetapi tidak najis, sehingga sah jika digunakan dalam sholat, tetapi sebaiknya harus dibersihkan terlebih dahulu. Dalam keadaan lain pakaian tang terkena kencing walaupun tidak berbekas hukumnya adalah terkena najis dan tidak sah bila digunakan untuk sholat.

                                         

1. Pembagian Najis atau Macam Macam Najis  Najis itu dapat dibagi 3 bagian:

  • Najis mukhaffafah (ringan); ialah air kencing bayi laki-laki yang belum
    berumur 2 tahun dan belum pernah makan sesuatu kecuali air susu ibunya.
  • Najis mughallazhah (berat); ialah najis anjing dan babi dan keturunannya.
  • Najis mutawassithah (sedang); ialah najis yang selain dari dua najis tersebut
    diatas, seperti segala sesuatu yang keluar dari kubul dan dubur manusia dan
    binatang, kecuali air mani, barang cair yang memabukkan, susu hewan yang
    tidak halal dimakan, bangkai, juga tulang dan bulunya, kecuali bangkai-bangkai
    manusiadan ikan serta belalang.
                        

2. Cara Menghilangkan Najis atau Cara Mensucikan diri Dari Najis

  • Barang yang kena najis mughallazhah seperti jilatan anjing atau babi, wajib dibasuh
    7kali dan sala satu diantaranya dengan air yang bercampur tanah.
  • Barang yang terkena najis mukhaffafah, cukup diperciki air pada tempat najis itu.
  • Barang yang terkena najis mutawassithah dapat suci dengan cara dibasuhi sekali,
    asal sifat-sifat najisnya (warna,bau dan rasanya) itu hilang. Adapun dengan cara tiga
    kali cucian atau siraman lebih baik.

Jika najis hukmiyah cara menghilangkannya cukup dengan mengalirkan air saja pada najis tadi.

                           

    Sekianlah artikel tentang pembajian najis dan cara menghilangkannya ! semoga bermanfaat!

                           
    keyword : Pembagian Najis dan Cara Menghilangkannya, Pembagian dan Cara menghilangkan Najis, Macam Macam najis dan cara mensucikannya, Pembagian Najis

    11 thoughts on “pembagian najis dan cara menghilangkan atau mensucikannya

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *